Peningkatan Literasi Kesehatan Mulut dan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) pada Lansia melalui Edukasi Terpadu di Komunitas

Penulis

  • Dia Turis Kaemirawati Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana
  • Endang Sri Sulasih Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana
  • Getah Ester Hayatullah Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana
  • Dwi Ratna Kartika Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana
  • Dwi Andayani Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana
  • Nani Siti Rochmani Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana
  • Yessi Kusumadewi Fakultas Hukum, Universitas Krisnadwipayana

DOI:

https://doi.org/10.61488/sikama.v4i1.1024

Kata Kunci:

Kesehatan, gigi, lansia, Akuntansi

Abstrak

Kesehatan gigi dan mulut pada lansia sering menurun akibat perubahan fisiologis, penurunan produksi saliva, pola makan, serta keterbatasan perawatan mandiri. Kondisi ini berkontribusi pada karies, gigi tanggal, xerostomia, dan peradangan gusi yang akhirnya memengaruhi kualitas hidup. Di sisi lain, praktik penggunaan obat yang tidak rasional masih ditemukan di masyarakat, misalnya pemilihan obat bebas tanpa informasi memadai, penggunaan dosis dan durasi yang tidak tepat, hingga potensi interaksi obat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mulut serta pemahaman Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) pada lansia melalui edukasi terpadu, demonstrasi keterampilan, dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada Sekolah Lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jatimakmur dengan metode penyuluhan, praktik menyikat gigi yang benar, latihan senam Patakara untuk kesehatan rongga mulut, serta sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dan penggolongan obat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pencegahan masalah gigi-mulut, tanda risiko mulut kering, serta langkah sederhana menjaga kebersihan gigi dan gigi palsu. Peserta juga lebih mampu membedakan golongan obat (obat bebas, bebas terbatas, obat keras) dan memahami prinsip penggunaan obat yang benar. Edukasi terpadu direkomendasikan dilakukan secara berkala melalui posyandu/kelas lansia dengan melibatkan keluarga dan kader untuk menjaga keberlanjutan perubahan perilaku.

Referensi

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.02/MENKES/427/2015 tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 38 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

Presiden Republik Indonesia. (2017). Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

World Health Organization. (2022). Global Oral Health Status Report: Towards Universal Health Coverage for Oral Health by 2030. Geneva: WHO.

Petersen, P. E., & Ogawa, H. (2012). The global burden of periodontal disease: towards integration with chronic disease prevention and control. Periodontology 2000, 60(1), 15-39.

Sreebny, L. M., & Schwartz, S. S. (1997). A reference guide to drugs and dry mouth. Gerodontology, 14(1), 33-47.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). SK Menteri Kesehatan RI Nomor 427 Tahun 2015 tentang Pencanangan GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat).

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-21

Terbitan

Bagian

Artikel