PENINGKATAN KESADARAN DAN DETEKSI DINI PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA: EDUKASI DEMENSIA DAN DELIRIUM DI KOMUNITAS
DOI:
https://doi.org/10.61488/sikama.v3i2.953Kata Kunci:
Penurunan fungsi kognitif, Lanjut usia, DemensiaAbstrak
Penurunan fungsi kognitif pada lanjut usia (lansia), khususnya demensia dan delirium, merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang semakin signifikan seiring dengan meningkatnya angka harapan hidup. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai gejala awal dan perbedaan antara demensia dan delirium sering kali menyebabkan keterlambatan dalam deteksi dan penanganan, sehingga memperburuk kualitas hidup lansia dan meningkatkan beban keluarga serta sistem layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai penurunan fungsi kognitif pada lansia melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober 2025 di Universitas Krisnadwipayana sebagai bagian dari program Sekolah Lansia Poge Hebat, yang dibentuk oleh Lembaga Indonesia Ramah Lansia (IRL) bekerja sama dengan Universitas Krisnadwipayana dan Kecamatan Pondokgede, Bekasi. Sebanyak 107 peserta lansia mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pemeriksaan kesehatan, senam terapi ringan, ceramah interaktif, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peserta aktif dalam kegiatan, menunjukkan antusiasme tinggi, serta adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai gejala, faktor risiko, dan strategi pencegahan demensia dan delirium. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih proaktif dalam mendeteksi dan merawat lansia dengan gangguan kognitif. Kesimpula dari kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi komunitas sebagai strategi preventif yang efektif. Direkomendasikan agar program serupa diintegrasikan ke dalam kegiatan rutin posyandu lansia dan didukung oleh lintas sektor, termasuk Tenaga Kesehatan, Universitas dan Pemerintah Daerah untuk memperkuat dampak berkelanjutan.
Referensi
Suwarni, S., Setiawan, S., & Syatibi MM. Hubungan Usia Demensia Dan Kemampuan Fungsional Pada Lansia. (n.d.). J Keterapian Fis [Internet]. 2017;2(1),:34–41. Available from: https://doi.org/10.37341/jkf.v2i1.77
DeLaune SC. Fundamentals of nursing. 2011;
Rasyid W. MW. Screening dan StrategiPencegahan Delirium Pada Lansia Di Puskesmas Andalas Padang. Empower J Pengabdi Masyarakat [Internet]. 2022;1(22):168-171. Available from: https://journal.sinergicendikia.com/index.php
Kuniarsih, E. & Pradana AA (2022). Telaah Pengetahuan Keluarga Akan Kondisi Demensia Pada Lansia. J Ilmu Kesehat Dharmas Indones. 2022;02, No 1,.
Klimova, B., & Dostalova R. The impact of physical activities on cognitive performance among healthy older individuals. Brain Sci [Internet]. 2020;10 (6):1–14. Available from: https://doi.org/10.3390/brainsci1006037
Kemenkes RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Diunduh.
Zhang, Y., Mei, D., Pei, H., & Chen, G. (n.d.). (2022) The Dynamic Relationship Betweenmultidimentional Environment And Physical Activity Participation. https://academic.oup.com/innovateage/article/6/Supplement_1/799/693970
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Mishelei Loen , Siti Nurlatifah, Esti Damayanti, Pretty Failasufa Aziza, Anisa Pramitasari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



