PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS LANSIA MELALUI EDUKASI DAN TERAPI KELOMPOK POSYANDU

Penulis

  • Jenni Ria Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana
  • Indriasari Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana
  • Fauziya Bagawat Sari Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana
  • Nuke L Chusna Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana
  • Tini Juartini Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana
  • Muharoh Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana

DOI:

https://doi.org/10.61488/sikama.v3i2.970

Kata Kunci:

kesejahteraan psikologis, lansia, edukasi kesehatan, Posyandu Lansia

Abstrak

Kesejahteraan psikologis merupakan salah satu aspek penting dalam kualitas hidup lansia yang sering kali menurun akibat perubahan fisik, sosial, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia melalui kegiatan edukasi dan terapi kelompok di Posyandu Lansia Jati Cempaka, Pondok Gede. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test pada satu kelompok. Sebanyak 30 lansia berpartisipasi dalam program ini, yang terdiri dari empat sesi edukasi kesehatan mental dan empat sesi terapi kelompok berbasis dukungan sosial dan relaksasi emosional. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah kuesioner Ryff’s Psychological Well-Being Scale yang telah dimodifikasi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk melihat perbedaan tingkat kesejahteraan psikologis sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor kesejahteraan psikologis lansia setelah mengikuti kegiatan (p < 0,05). Kegiatan edukasi dan terapi kelompok terbukti efektif dalam meningkatkan aspek penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, serta tujuan hidup lansia. Program ini dapat menjadi model intervensi komunitas yang berkelanjutan dalam mendukung kesehatan mental lansia di tingkat Posyandu.

Referensi

DAFTAR PUSTAKA

Erikson, Erik H. Childhood and Society, (2010) . Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Selfia Merlinda dan Lia Juniarni (2022), The Effect of Group Activity Therapy on

Improving Social Interaction and Cognitive Function in the Elderly: Quasi-Experiment, (1608-2022), STIKep PPNI Jawa Barat, DOI:https://doi.org/10.33023/jikep.v8i3.1156

RS Masmitra/ Runi Asmarani, (2025) Menyadari dan Mengenali Penurunan Fungsi Kognitif

pada Lansia, Jakarta

W, Pipit Festy. Lanjut Usia Perspektif dan Masalah. UMSurabaya Publishing.

ISBN 978-602-5786-06-8.

Atalia, R. M., Chairilsyah, D., & Febrialismanto, F. (2020). Hubungan kesejahteraan

psikologis dengan adversity quotient pada orang tua yang memiliki anak usia dini berkebutuhan khusus di TK Se-Kota Pekanbaru. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 3(1), 77- 89.

Ryff,C.D. (1989). Happiness is Everything, or is it? Exploration on the meaning of

psychological Well-Being. Journal of Personality and Social Psychology, 57, 1069-1081.

Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. 1995. The Structure of Psychological Well-Being Revisited.

“Journal of Personality and Social Psychology”, 69, 719-727., dan (Ryff, C. D.,

dkk.,1995).

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Corey, G. (2017). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.).

Cengage Learning.

Powers, M. A. et al. (2020). Diabetes Self-Management Education and Support in Adults

With Type 2 Diabetes: A Consensus Report. Diabetes Care, 43(8), 1636–1649.

Kementerian Kesehatan RI. (2010). Pedoman Umum Posyandu Lansia. Jakarta:

Direktorat Bina Kesehatan Komunitas, Kemenkes RI

https://kesmas.kemkes.go.id

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Petunjuk Teknis Posyandu Lansia. Direktorat

Kesehatan Keluarga, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-31

Terbitan

Bagian

Artikel